Bermainlah dengan uang orang lain
Mungkin Anda sudah mengira kalau saya ini sudah sinting kali yach.. Berani-beraninya berbisnis dengan menggunakan uang dari usaha orang lain.
Sebenernya nggak ada yang aneh dari strategi ini.
Strategi ini hanya menuntut sedikit saja kerelaan dari Anda untuk berbagi keuntungan dengan perusahaan orang lain tersebut.. selama jangka waktu tertentu dari product tertentu.
Karena pada dasarnya Anda bahkan bisa mengajak perusahaan lain untuk memasarkan product dari business Anda dengan pembiayaan sepenuhnya dari mereka. Anda hanya berkewajiban memberikan keuntungan dari setiap transaksi yang dihasilkan oleh mereka.
Dan biar anda tidak semakin bingung.. Langsung saja kita ambil satu contoh.. Tapi sebelumnya saya akan camkan satu hal dalam bagian ini.. Saya tidak akan menerangkan kepada Anda sekarang.. untung dan ruginya dari setiap transaksi Anda.. Karena nanti bisa Anda baca tuntas di ulasan-ulasan mengenai pemasaran dalam buku saya “Start Up Business Wizards”.. bagaimana cara ini sangat effective untuk mendorong penjualan Anda. Saya hanya akan menerangkan mekanisme kerjanya saja. Bagaimana mensiasati anggaran pemasaran Anda yang sangat mepet.
Misalkan Anda mempunyai sebuah product.. Jasa tune-up mobil di bengkel baru Anda.
Anda bisa minta sebuah perusahaan media di kota Anda, seperti radio swasta, ataupun koran lokal misalnya.. Untuk menjualkan kartu discount bagi tune-up mobil di tempat Anda langsung dari radio tersebut.
Jika Anda mempunyai keuntungan dengan harga setelah di-discount sebesar Rp 30.000,- dari setiap mobil yang di tune-up di bengkel Anda. Maka Anda bisa menawarkan kepada radio tersebut untuk mendapatkan Rp 20.000,- keuntungan bagi setiap penjualan kartu discount tersebut. Sedangkan buat Anda sendiri.. cukup Rp 10.000,- saja..
Loh kok enak.. ? Kalau gitu bengkelnya yang rugi dong.. ?
Dengan semua mekanisme penjualan sepenuhnya dilakukan oleh mereka.. Maka mereka hanya perlu menyetor semua penjualan kartu discount tersebut langsung dipotong Rp 20.000,- untuk bagian mereka..
Dengan model seperti ini.. Maka radio swasta tersebut juga akan mengisi slot-slot kosong mereka dengan menjualkan product Anda daripada terbuang percuma, dengan jalan mengiklankan kartu discount tersebut jauh lebih sering lagi..
Karena dengan semakin sering mereka beriklan.. Maka semakin banyak kartu discount yang terjual.. Dan semakin banyak kartu discount yang terjual.. Maka semakin banyak perolehan dari radio swasta tersebut..
Dan semakin sering mereka mengiklankan kartu discount tersebut.. Maka semakin besar kemungkinan akan terjadi penjualan bagi busines Anda
Ingat radio swasta.. selalu mempunyai jangkauan siaran yang sangat luas… Jadi mereka sangat mungkin untuk mendapatkan pembeli dalam jumlah besar.. untuk product tersebut..
Jika mereka berhasil menjual 1.000 unit kartu discount setiap harinya saja.. Maka mereka akan mendapatkan 20 juta rupiah setiap harinya yang Anda tidak perlu bayar mereka di depan.. Tetapi mereka membayar diri mereka sendiri dengan terjualnya kartu discount tersebut… dan yag paling penting.. semua biayanya.. mereka tanggung sendiri semuanya..
Tentu saja.. strategi ini bisa di modifikasi untuk product apa saja.. Seperti interior design, catering, rumah makan, dan hampir semua jenis business bisa menggunakan metode ini..
Popularity: 7% [?]

