Awas.. Hindari Antimarketing Behaviour
Banyak sekali para peserta seminar dan kuliah saya menanyakanefektivitas dari sebuah program atau strategi marketing yang tengah mereka jalankan. Mereka umumnya merasa, kegiatan marketing mereka seringkali di awal mulai memperlihatkan tanda-tanda keberhasilan yang menggembirakan bagi mereka. Tetapi dalam perjalanan, yang ada bukannya closing deal yang mereka dapatkan. Tetapi dampak negatif yang timbul akibat ketidak-siapan organisasi bisnis tempat mereka bekerja. Terutama hal-hal yang tidak mereka harapkan dari para stake-holder dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Satu hal yang tidak boleh Anda lakukan pada saat menjalankan sebuah program atau strategy marketing didalam usaha Anda. Saya sangat menganjurkan kepada Anda, untuk menghindari semua hal yang bersifat ANTIMARKETING bagi bisnis Anda.
Karena semua kerja keras yang akan Anda lakukan dalam aktivitas marketing Anda, kembali di RESET oleh perilaku-perilaku antimarketing ini sendiri dalam pelaksanaan aktivitas marketing Anda.
Tentu saja saya masih sangat ingat sekali terhadap perilaku pongah dari seorang exporter furniture yang pernah saya kenal. Begitu angkuhnya dia terhadap para pelanggannya. Exporter ini memperlakukan para pelanggannya seolah-olah para pembelinya adalah pihak yang sangat membutuhkan dia. Hanya karena beberapa produk yang dia jual kepada para pelanggannya tersebut sudah dia patentkan.
Kepada saya dia mengaku. Bahwa dia sudah membuat para pelanggan tersebut sangat tergantung kepada dia. Dan mereka tidak akan pergi kepada produsen lainnya, karena hak industrial design dari model tersebut sudah menjadi milik dia.
Mendengar hal tersebut, tentu saja Saya sangat yakin akan satu hal yang telah terlewat oleh dia. Exporter ini telah lupa, bahwa pelanggan yang membeli furniture dari perusahaannya, adalah manusia yang terlahir dengan karunia untuk bertahan yang sangat luar biasa untuk bisa beradaptasi dengan kondisi yang paling keras sekalipun dari lingkungannya.
Sebagai manusia yang normal, begitu mereka dihadapkan pada kondisi yang sangat sulit bagi mereka, maka mereka dengan segera akan mencari alternatif yang lebih baik bagi masalah mereka hadapi, dengan mencari solusi yang bisa mereka dapatkan dari tempat lainnya yang bisa mereka peroleh. Dan tentu saja dalam hal ini, adalah solusi yang ditawarkan oleh para pesaing exporter tersebut.
Jadi akan menjadi sangat kontradiktif sekali kalau exporter ini tidak memberikan pelayanan terbaiknya kepada para pelanggannya, sementara disisi lain dia sangat berharap para pelanggannya akan tetap setia membeli dari dia terus menerus. Sementara dia tidak memberikan apa yang seharusnya dia berikan kepada pelanggannya untuk tetap setiap berlangganan kepada pengusaha tersebut. Sebuah paradoks yang sangat bertolak belakang.
Dan hal tersebut ternyata terbukti dengan sangat cepatnya. Tidak lebih dari 2 bulan. Pelanggannya mulai mencoba varian dari design yang biasa dia beli dari exporter tersebut melalui para pesaingnya. Dengan harga yang jauh lebih murah tentunya. Dan dengan pelayanan, yang tentu saja jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan exporter furniture yang sangat pongah tersebut.
Oleh karena itu, peliharalah hubungan baik Anda dengan para pelanggan Anda, dengan terus menerus memberikan pelayanan dan produk terbaik yang bisa Anda berikan kepada mereka. Sehingga mereka nantinya, secara sadar tidak akan pernah punya alasan untuk meninggalkan bisnis Anda.
Popularity: 2% [?]



